Melayani dengan (C'TAAR) : Cepat , Transfaran,Akurat,Aksesnya mudah dan Relepan,
Sinergi Tanpa Batas, Potret Persiapan Hari Ibu Ke-97 di Kabupaten Bengkayang
Kabupaten Bengkayang menyambut Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 tahun 2025 dengan pendekatan yang berbeda. Tidak sekadar seremonial, perayaan tahun ini bertransformasi menjadi gerakan sosial yang masif di bawah sub-tema lokal yang tegas: "Akhiri Kekerasan, Perempuan Aman". Tema ini dipilih sebagai fondasi utama menuju visi nasional "Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045", dengan kesadaran penuh bahwa keberdayaan mustahil tercapai tanpa rasa aman.
Kolaborasi Lintas Sektor
Motor penggerak rangkaian kegiatan ini adalah Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkayang yang bekerja sama erat dengan Dinsos PPPA. Sinergi ini menyatukan kekuatan berbagai organisasi:
Tim Penggerak PKK fokus pada intervensi akar rumput, menangani isu stunting dan ketahanan keluarga di tingkat desa.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) memperkuat ketahanan keluarga ASN melalui berbagai lomba peningkatan kapasitas.
Bhayangkari dan Persit mengambil peran strategis dalam isu keamanan dan logistik, serta kegiatan sosial yang menyentuh kelompok rentan.




Inovasi Digital dan Kebijakan
Terobosan paling signifikan tahun ini adalah peluncuran Sistem Informasi Pengarusutamaan Gender (SIPUGA). Aplikasi ini hadir sebagai solusi atas ketiadaan data terpilah gender yang valid, memungkinkan pemerintah memetakan kasus kekerasan dan merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, komitmen kebijakan diperkuat dengan penetapan delapan desa percontohan sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), termasuk di wilayah perbatasan Kecamatan Siding untuk mencegah perdagangan orang.
Edukasi dan Aksi Nyata
Rangkaian kegiatan diisi dengan kombinasi edukasi intelektual dan aksi lapangan:
Seminar: Mengangkat isu berat namun krusial seperti penanganan trauma KDRT dan pola asuh anak, menghadirkan pakar psikologi dan pejabat provinsi.
Bakti Sosial: Sentuhan kemanusiaan diberikan melalui kunjungan ke SLB Adil Katalino .
Puncak acara pada 18 Desember 2025 di Aula Rangkaya ditandai dengan penganugerahan Gender Champion, sebuah apresiasi bagi mereka yang berjuang di garis depan kesetaraan. Melalui PHI ke-97, Bengkayang mengirimkan pesan kuat: Perayaan Hari Ibu bukan sekadar tentang bunga, melainkan tentang menjamin hak perempuan untuk hidup aman, berdaya, dan berkarya.


